Membuat anak rajin belajar memang susah, apalagi anak-anak lebih suka bermain daripada belajar. Kali ini saya mau berbagi cara agar anak bisa belajar yang tepat dan efektif, cara ini efektif terhadap anak saya dan alhamdulilah nilai selalu naik setiap semesternya. Ibu harus menstimulasi sejak dini karena akan sangat membantu menjadikan buah hati menjadi pribadi yang cerdas dan banyak akal. Meski begitu saya mengajari bertahap supaya anak tidak trauma dan tetap rajin belajar sampai usia dewasa.

Berikut beberapa cara yang saya lakukan agar anak rajin belajar sejak dini hingga dewasa dan menjadi terbiasa dengan belajar :

  1. Pilih Buku Yang disukai dan mudah dipahami

Setiap Ke mall saya selalu mengajak anak saya membeli buku dan membiarkan dia memilih buku yang dia sukai. Sehingga anak saya terbiasa jika ke mall harus membeli buku. Buku sangat membantu merangsang anak untuk suka membaca, sehingga lebih cerdas secara akademik dan non-akademik. Sering membaca buku membuatnya lebih mudah berkonsentrasi dalam menerima ajaran ataupun nasehat. Ingat bu, kenalkan buku secara bertahap ya, pastikan memang untuk anak-anak sehingga terdapat gambar ilustrasi yang menjadi penyemangat nya dalam membaca.

2. Perhatikan bakat dan kemampuan anak

Beri semua hal untuk anak mulai dari musik, olahraga, matematika dll, seperti anak saya yang suka musik maka dari itu saya selalu memberi perhatian, pendampingan dan juga dukungan  selama menjalankan aktivitasnya karena hal itu membantu orangtua mengenali bakat anak. Ibu juga tidak perlu khawatir dengan bidang ilmu lainnya, asalkan anak senang mempelajari apa yang disukainya maka semua materi yang diberikan akan menarik juga untuk ia pelajari. Maka, hindari memaksakan anak sukses pada bidang satu saja.

3. Sabar dalam mendampingi dan memberikan dukungan,

Anak itu kadang malas dan untuk memicu semangat buah hati untuk terus rajin belajar memerlukan pendampingan dan dukungan orangtua. tetap konsisten dan sabar dalam memberikannya, Kadang anak juga mengalami masa sulit seperti kita karena kegagalan, misal nilai ujian yang jeblok, ikut lomba dan belum jadi juara, dan lain sebagainya. Ingat bu, Jangan biasakan memarahi anak karena prestasinya yang kurang maksimal hal itu malah membuat mereka semakin jatuh dan berkurang minatnya untuk belajar. Berikan dukungan apapun kondisinya, ketika sedang gagal maka berikan motivasi yang membangun supaya semangat belajarnya terpicu kembali.