Anak merupakan permata keluarga sehingga tidak heran jika anak sangat dilindungi. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan anak, tidak hanya akan ada perubahan pada bentuk fisik anak namun juga psikis atau psikologi anak. Sayangnya, tidak semua orang tua berhasil untuk memahami apa yang anak mau seperti karakteristik anak sehingga membuat anak berubah keras kepala, ataupun orang tua yang memaksakan kehendaknya.

Baca juga : Cara agar anak mudah bergaul

Cara paling mudah untuk memahami anak adalah dengan mendekatkan diri ke anak seperti meluangkan waktu untuk berkumpul bersama anak dan berbagi cerita. Selain bisa memahami anak, dengan berkumpul bersama dengan keluarga terutama anak, bisa memberikan manfaat lain yang diantaranya adalah membantu berkomunikasi. Sehingga dengan berkomunikasi tersebut, bisa membantu untuk meminimalisir adanya kesalahpahaman antar anggota keluarga, seperti keluhan anak tentang sikap orang tua, dan mendapatkan solusi.

Kedua adalah bisa membantu dalam memahami perasaan antara satu anggota keluarga dengan anggota keluarga yang lain. Terkadang, ada anggota keluarga yang enggan bicara kalau tidak diminta untuk bicara atau tidak dalam kondisi yang tepat sehingga dengan adanya komunikasi tersebut, bisa membantu dan mengerti apa yang dirasakan atau masalah yang dihadapi atau keinginan dari anggota keluarga Anda.

Ketiga adalah bisa membantu untuk menimbulkan sikap sosial dan peduli. Dengan berkomunikasi sesama keluarga, masing-masing anggota keluarga secara langsung membantu anggota keluarga yang lainnya untuk saling peduli ataupun melatih berekspresi dan berani untuk bicara, terutama anak yang baru berkembang dan beranjak dewasa sehingga tidak melakukan hal yang diluar kendali. Selain itu, dengan berkomunikasi, anak dan anggota keluarga yang lain terbiasa untuk berinteraksi dengan orang lain, mengungkapkan keinginannya dan berekspresi sehingga secara tidak sadar, Anda akan memahami karakter dan psikologis anak dengan baik.

Manfaat lainnya dari berkomunikasi di dalam keluarga selain bisa membantu untuk memahami karakteristik anak adalah:

  • Membantu orang tua untuk lebih mudah dalam mengontrol anak. Anak memiliki kehidupannya sendiri sehingga sering tidak ingin dikontrol apalagi dikekang. Dengan berkomunikasi tersebut, Anda bisa menempatkan diri Anda sebagai temannya dan secara tidak langsung bisa membantu mengontrol kehidupan anak Anda. Sehingga jika terjadi suatu masalah atau anak bertindak kurang baik, orang tua bisa memberikan nasehat dengan cara yang baik.
  • Memberikan ruang untuk anak agar bisa berkata jujur tanpa merasa terhakimi. Salah satu alasan mengapa anak enggan untuk berbicara jujur adalah karena tidak ingin disalahkan sebelum mengemukakan apa yang terjadi sebenarnya. Sehingga dengan komunikasi tersebut anak ataupun anggota keluarga yang lain bisa saling jujur.
  • Menyalurkan sikap dan sifat yang positif.
  • Memberikan dukungan secara moril pada anggota keluarga yang lainnya yang mengalami masalah atau sedang¬†down.