Tummy time adalah waktu yang dihabiskan bayi dalam posisi tengkurap untuk bermain dan berinteraksi. Aktivitas ini biasanya dimulai sejak bayi baru lahir dan terus berlanjut hingga mereka mulai merangkak dan duduk sendiri. Tummy time adalah salah satu cara terbaik untuk membantu perkembangan fisik dan kognitif bayi.

Manfaat Tummy Time untuk Bayi

  1. Menguatkan Otot Leher dan Bahu Salah satu manfaat utama tummy time adalah membantu menguatkan otot-otot leher dan bahu bayi. Ketika bayi berada dalam posisi tengkurap, mereka akan berusaha mengangkat kepala mereka, yang pada gilirannya memperkuat otot-otot di sekitar leher dan bahu. Otot-otot yang kuat ini penting untuk perkembangan motorik bayi, seperti merangkak, duduk, dan berjalan.
  1. Mencegah Plagiocephaly (Sindrom Kepala Datar) Plagiocephaly atau sindrom kepala datar terjadi ketika bagian belakang kepala bayi menjadi datar akibat terlalu banyak berbaring telentang. Tummy time membantu mencegah kondisi ini dengan memberikan tekanan yang merata pada kepala bayi dan memungkinkan bagian belakang kepala berkembang dengan baik.
  1. Meningkatkan Perkembangan Motorik Tummy time adalah fondasi penting untuk perkembangan motorik bayi. Aktivitas ini membantu bayi belajar mengoordinasikan gerakan tangan dan kaki, yang sangat penting untuk keterampilan motorik kasar seperti merangkak dan berjalan. Selain itu, tummy time juga membantu bayi mengembangkan kemampuan menggulingkan tubuh, yang merupakan salah satu tahap perkembangan penting.
  1. Merangsang Perkembangan Sensorik Selama tummy time, bayi akan berinteraksi dengan lingkungan mereka dengan cara yang berbeda. Mereka akan melihat, mendengar, dan merasakan permukaan di bawah mereka, yang membantu merangsang perkembangan sensorik. Interaksi ini penting untuk perkembangan otak bayi dan membantu mereka memahami dunia di sekitar mereka.
  1. Meningkatkan Keterampilan Sosial dan Emosional Tummy time juga memiliki manfaat untuk perkembangan sosial dan emosional bayi. Ketika bayi berada dalam posisi tengkurap, mereka lebih cenderung berinteraksi dengan orang tua atau pengasuh mereka. Kontak mata dan interaksi ini membantu memperkuat ikatan emosional dan keterampilan sosial bayi.
  1. Membantu Pencernaan dan Mengurangi Gas Posisi tengkurap selama tummy time dapat membantu pencernaan bayi dan mengurangi gas yang terperangkap dalam perut mereka. Posisi ini memungkinkan gas bergerak lebih mudah dan mengurangi kemungkinan kembung, yang sering kali membuat bayi merasa tidak nyaman.

Cara Melakukan Tummy Time dengan Benar

  1. Gunakan Waktu yang Tepat Lakukan tummy time ketika bayi dalam keadaan segar dan tidak lapar atau mengantuk. Waktu terbaik adalah setelah mereka bangun dari tidur siang atau setelah ganti popok. Mulailah dengan sesi tummy time yang singkat, misalnya 1-2 menit, dan tingkatkan durasinya secara bertahap. Targetkan untuk mencapai total 20-30 menit tummy time setiap hari.
  1. Gunakan Permukaan yang Aman dan Nyaman Pastikan bayi berada di permukaan yang aman dan nyaman saat melakukan tummy time. Gunakan alas yang lembut dan bersih, seperti selimut atau play mat, untuk memastikan kenyamanan bayi.
  1. Buat Aktivitas Menjadi Menyenangkan Buat tummy time menjadi menyenangkan dengan menggunakan mainan atau benda-benda menarik yang dapat merangsang perhatian bayi. Anda juga bisa berbicara atau bernyanyi untuk bayi selama tummy time untuk membuat mereka merasa lebih nyaman dan terhibur.
  1. Perhatikan Kenyamanan Bayi Perhatikan tanda-tanda ketidaknyamanan atau kelelahan pada bayi selama tummy time. Jika bayi terlihat tidak nyaman atau mulai menangis, hentikan tummy time dan coba lagi nanti. Jangan memaksa bayi untuk tetap dalam posisi tengkurap jika mereka tidak menyukainya.